Skip to main content

Fungsi jurnal dalam akuntansi



Fungsi jurnal dalam akuntansi

Jurnal mempunyai beberapa fungsi, yaitu fungsi mencatat, 
fungsi historis, fungsi analisis, fungsi instruktif, dan fungsi informatif. Berikut ini penjelasan dari fungsi-fungsi jurnal tersebut. 

1. Fungsi mencatat, artinya semua transaksi harus dicatat dalam buku jurnal, jangan sampai ada yang ketinggalan. 

2. Fungsi historis, jurnal mencatat setiap transaksi keuangan perusahaan secara kronologis atau berurutan waktu (mulai transaksi atau kejadian hingga yang terakhir). 

3. Fungsi analisis atau jurnal merupakan pencatatan hasil analisa suatu transaksi keuangan perusahaan. 

4. Fungsi instruktif, jurnal merupakan perintah untuk mencatat ke dalam perkiraan tertentu dengan jumlah uang dan sisi yang tertentu pula. 

5. Fungsi informatif, jurnal memberikan informasi tentang transaksi keuangan yang terjadi, seperti tanggal, jumlah dan nama barang, besarnya uang, dan nama orang perusahaan.

Comments

Popular posts from this blog

PORTFOLIO TITIK NUR PANGESTI - CLICK HERE

People Always Need Improvement

Yes, the idea of improvement is essential for personal and collective growth and development. Improvement implies progress, advancement, and positive change in various aspects of life. Here are some reasons why improvement is valuable: 1. **Personal Growth:** Improvement allows individuals to learn from their experiences, develop new skills, and overcome challenges. It enables self-discovery and helps people become the best version of themselves. 2. **Adaptation:** The world is constantly evolving, and improvement is necessary to adapt to changing circumstances, technologies, and social dynamics. Those who embrace improvement can better navigate life's uncertainties. 3. **Professional Success:** In the workplace, improvement is crucial for career advancement. Continuous learning and skill development can lead to increased opportunities and higher job satisfaction. 4. **Innovation:** Improvement drives innovation. Whether it's in science, technology, the arts, or any other field...

Ilmu Akuntansi - Klasifikasi Aktivitas Arus Kas

Klasifikasi Aktivitas Arus Kas  Berdasarkan pernyataan Standar Akuntansi Keuangan No. 2 (PSAK No. 2), penyajian laporan arus kas   diklasifikasikan menurut aktivitas-aktivitas berikut :          1. Aktivitas operasi (operating activity) adalah aktivitas yang mencerminkan penerimaan dan pengeluaran kas utama perusahaan. Aktivitas operasi umumnya berasal dari transaksi yang mempengaruhi laba. Beberapa contoh arus kas dari aktivitas operasi : ·             Penerimaan kas dari penjualan barang dan jasa ·             Penerimaan kas dari royalty, fees, komisi, dan pendapatan lain. ·             Pembayaran kas pada pemasok barang dan jasa ·             Pembayaran kas kepada karyawan ·     ...