Skip to main content

Pembahasan Simpanan Tabungan Akuntansi Perbankkan Kelas 11


Simpanan Tabungan

     1. Pengertian Simpanan Tabungan
Pengertian tabungan  menurut undang-undang perbankan nomor 10 tahun 1998 adalah simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan menurut syarat-syarat tertentu yang disepakati, tetapi tidak dapat ditarik dengan cek, bilyret giro dan alat analisis lainya yang dipersamakan itu.

     2. Sarana penarikan Tabungan
Ada bebertapa alat penarikan tabungan, hal ini tergantung pada persyaratan bank masing-masing, mau menggunakan sarana yang mereka inginkan. Alat ini dapat digunakan sendiri-sendiri atau secara bersamaan. Alat-alat yang dimaksud adalah :
a. Buku tabungan
b. Slip Penarikan Adalah Formulir untuk menarik sejumlah dana  dari rekening tabungannya.
c.  Kuitansi Merupakan bukti penarikan yang dikeluarkan oleh bank yang fungsinya sama dengan slip penarikan, dimana tertulis nama penarik, nomor penarik, jumlah uang, dan tanda tangan penarik.
d. Kartu yang Terbuat dari Plastik  Yaitu sejenis kartu kredit yang terbuat dari plastik yang dapat digunakan untuk menarik sejumlah uang dari tabungannya, baik di bank maupun di Automated Teller Machine (ATM). 

3. Persyaratan bagi Penabung
Untuk menabung di bank diperlukan berbagai persyaratan. Tujuannya adalah agar pelayanan yang diberikan kepada para nasabah menjadi sempurna.
a. Bank Penyelenggara Setiap bank dapat menyelenggarakan tabungan baik bank pemerintah maupun bank swasta dan semua bank umum serta Bank Perkreditan Rakyat (BPR), kecuali bank asing.
b.  Persyaratan Penabung Untuk syarat-syarat menabung tergantung bank yang bersangkutan. Seperti prosedur yang harus dipenuhi, yaitu jumlah setoran/penarikan, umur penabung, alamat penabung, dan lain-lain
c. Jumlah setoran Baik untuk setoran minimal waktu pertama kali menabung maupun setoran selanjutnya serta jumlah minimal yang harus tersedia di buku tabungan, juga terserah kepada bank penyelenggara.
d. Pengambilan tabungan Merupakan jumlah maksimal yang harus ditarik, yaitu tidak melebihi saldo minimal dan frekuensi penarikan dalam setiap harinya, apakah setiap saat atau setiap hari tergantung bank yang bersangkutan.
e. Bunga dan insentif Besarnya bunga tabungan dan cara perhitungan bunga didasarkan pada bunga harian, saldo rata-rata atau saldo terendah diserahkan kepada bank-bank penyelenggara. Begitu pula dengan insentif baik berupa hadiah, cendramata dan lainnya dengan tujuan untuk menarik nasabah agar menabung.
f. Penutupan tabungan Syarat-syarat untuk ditutupnya tabungan oleh bank dapat dilakukan oleh nasabah sendiri atau ditutup oleh bank dengan alasan tertentu.

4. Menghitung Bunga Tabungan
Setiap kegiatan menabung yang dilakukan oleh nasabah akan mendapatkan imbalan jasa yaitu berupa bunga. Perhitungan bunga yang diterima nasabah dapat dihitung dari saldo harian, saldo rata-rata atau saldo terendah.
Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh berikut ini. Transaksi yang terjadi di rekening tabungan Tn. Saiful selama bulan Oktober  2013:
Tgl. 6 setor dengan cek bank lain Rp   8.000.000
Tgl 12 tarik tunai   Rp 10.000.000
Tgl 17  transfer masuk  Rp   7.000.000
Tgl 22  tarik tunai   Rp   5.000.000
Tgl 31 setor tunai   Rp   3.000.000
Untuk perhitungan saldo terendah dan saldo rata-rata suku bunga 18% pertahun (p.a), sedangkan untuk saldo harian diasumsikan dengan suku bunga sbb:
Dari tgl    1 s/d 10 bunga  = 18%
Dari tgl  11 s/d 20 bunga  = 15%
Dari tgl  21 s/d 31 bunga = 17%
Pertanyaan: a. Susunlah lapotan rekening tabungan nasabah Tn. Saiful
a.       Hitunglah berapa bunga bersih yang diterima Tn. Saiful dengan menggunakan saldo terendah, saldo rata-rata dan saldo harian. Bunga tabungan dikenakan pajak sebesar 15%
Jawaban:
a.       Laporan buku Tabungan Laporan Rekening Tabungan Tn.Saiful per 31 Oktober 2013 (dalam ribuan rupiah)
Tgl Transaksi                                  Debet              Kredit                          Saldo
1     Setor tunai                               -                       5.000                           5.000
6     Setor dengan cek BI               -                       8.000                           13.000
12   Tarik tunai                               10.000             -                                   3.000
17   Transfer masuk                        -                       7.000                           10.000
22   Tarik tunai                               5.000               -                                   5.000
31   Setor tunai                               -                       3.000                           8.000 
b. Perhitungan bunga tabungan 1) Saldo Terendah
Bunga = 18% x Rp 3.000.000 =  Rp 45.000,-
12 bulan
Pajak = 15% x Rp 45.000,-      =  Rp   6.750,-
Bunga bersih bulan                   = Rp 38.250.000,- 
2) Saldo Rata-rata 
Saldo rata-rata bulan ini adalah:
Saldo rata-rata =
Rp 44.000.000 = Rp 7.333.333,-
6
Jadi perhitungan bungan adalah:
Bunga = 18% x Rp 7.333.333 = Rp 109.999,-
12 bulan
Pajak 15% x Rp 109.999 = Rp   16.499,-
Bunga bersih = Rp   93.500,- 
3) Saldo Harian    Tanggal 1 s/d 5 Okt
Bunga = 18%xRp 5.000.000 x 5 hari = Rp 12.329,-
365 hari   
Tanggal 6 s/d 10 Okt
Bunga = 18%xRp 13.000.000 x 5 hari = Rp 32.055,-
365 hari 
Tanggal 11 Okt
Bunga = 15%xRp 13.000.000 x 1 hari = Rp 5.343,-
365 hari 
Tanggal 12 s/d 16 Okt
Bunga = 15%xRp 3.000.000 x 5 hari = Rp 6.164,-
365 hari 
Tanggal 17 s/d 20 Okthttps://draft.blogger.com/blogger.g?blogID=5117596716680809050#editor/target=post;postID=14735366935685969;onPublishedMenu=allposts;onClosedMenu=allposts;postNum=0;src=link
Bunga = 15%xRp 10.000.000 x 4 hari = Rp 16.438,-
365 hari 
Tanggal 21 Okt
Bunga = 17%xRp 10.000.000 x 1 hari = Rp 4.658,-
365 hari 
Tanggal 22 s/d 30 Okt
Bunga = 17%xRp 5.000.000 x 9 hari = Rp 20.959,-
365 hari 

Tanggal 31 Okt
Bunga = 17%xRp 8.000.000 x 1 hari = Rp 3.726,-
365 hari 
Total Bunga Harian                  = Rp 101.672,-
Pajak 15%x Rp. 101.672          = Rp   15.251,-
Bunga Bersih                            = Rp   86.421,-

Comments

Popular posts from this blog

PORTFOLIO TITIK NUR PANGESTI - CLICK HERE

People Always Need Improvement

Yes, the idea of improvement is essential for personal and collective growth and development. Improvement implies progress, advancement, and positive change in various aspects of life. Here are some reasons why improvement is valuable: 1. **Personal Growth:** Improvement allows individuals to learn from their experiences, develop new skills, and overcome challenges. It enables self-discovery and helps people become the best version of themselves. 2. **Adaptation:** The world is constantly evolving, and improvement is necessary to adapt to changing circumstances, technologies, and social dynamics. Those who embrace improvement can better navigate life's uncertainties. 3. **Professional Success:** In the workplace, improvement is crucial for career advancement. Continuous learning and skill development can lead to increased opportunities and higher job satisfaction. 4. **Innovation:** Improvement drives innovation. Whether it's in science, technology, the arts, or any other field...

Ilmu Akuntansi - Klasifikasi Aktivitas Arus Kas

Klasifikasi Aktivitas Arus Kas  Berdasarkan pernyataan Standar Akuntansi Keuangan No. 2 (PSAK No. 2), penyajian laporan arus kas   diklasifikasikan menurut aktivitas-aktivitas berikut :          1. Aktivitas operasi (operating activity) adalah aktivitas yang mencerminkan penerimaan dan pengeluaran kas utama perusahaan. Aktivitas operasi umumnya berasal dari transaksi yang mempengaruhi laba. Beberapa contoh arus kas dari aktivitas operasi : ·             Penerimaan kas dari penjualan barang dan jasa ·             Penerimaan kas dari royalty, fees, komisi, dan pendapatan lain. ·             Pembayaran kas pada pemasok barang dan jasa ·             Pembayaran kas kepada karyawan ·     ...