PENGKODEAN AKUN
A. Pengertian Kode Akun
Kode atau sandi dalam komunikasi adalah aturan untuk mengubah suatu informasi (sebagai contoh, suatu surat, kata, atau frasa) menjadi bentuk atau representasi lain, yang tidak harus dalam bentuk yang sama. Kode menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) yaitu :
- tanda (kata-kata, tulisan) yg disepakati untuk maksud tertentu (untuk menjamin kerahasiaan berita, pemerintah, dsb).
- kumpulan peraturan yg bersistem
- kumpulan prinsip yg bersistem;
- Akun riil merupakan jenis akun yang tercatat di neraca, seperti harta, utang, dan modal.
- Akun nominal merupakan akun yang tercatat di laporan laba/rugi, seperti pendapatan dan beban.
B. Kegunaan Kode Akun:
Ø Untuk mempermudah dalam mengidentifikasi akun-akun dalam buku besar
Ø Untuk mempermudah pencatatan, pengelompokan, penyimpanan dan pengambilan data akuntansi
Ø Dapat mengurangi pekerjaan pencatatan
Ø Penyediaan identifikasi ringkas
Ø Mempermudah bagi data dalam pemrosesan selanjutnya
C. Fungsi Pembuatan Kode Akun
- 1. Meningkatkan efisiensi pencatatan atau membuat catatan operasional, akuntansi dan keuangan menjadi lebih ringkas dan sistematis. Efisiensi pencatatan juga terlihat pada sistematika catatan yang menjadi jauh lebih rapi dan teratur dengan menggunakan kode akun dibandingkan dengan tanpa kode akun.
- 2. Meningkatkan control pencatatan, kode akun menjadi identitas transaksi atau kejadian yang mudah dilihat dan diingat oleh para pengguna. Dengan demikian, catatan-catatan menjadi lebih mudah dikontrol, dibandingkan, dan dianalisis, baik untuk tujuan menilai absah atau tidaknya suatu catatan, maupun untuk menilai informasi dalam rangka pengambilan keputusan pengguna informasi yang bersangkutan.
- 3. Mempermudah perbaikan atau penyesuaian, maksudnya yaitu tindakan-tindakan melakukan penyesuaian (adjustment) terhadap catatan-catatan yang mengalami perubahan karena kejadian atau transaksi tambahan ataupun karena kesalahan yang dilakukan oleh para pengguna.
- 4. Mempermudah pemrosesan atas hasil-hasil catatan, dengan kode akun yang efektif, maka seluruh pemrosesan data atau hasil-hasil catatan akan dapat dilakukan dengan mudah dan jauh lebih terkontrol.
- 5. Mempermudah penyusunan laporan, kode akun yang baik menjadi modal bagi pembuatan laporan-laporan yang baik, dan ini artinya memberikan dasar bagi pengambilan keputusan.
- 6. Mempermudah pembaca laporan dari berbagai pihak untuk pengambilan keputusan. Selain manfaat yang telah disebutkan diatas, keberadaan kode akun di dalam struktur pemrosesan suatu sistem juga akan mempermudah pelaksana pemrosesan, karena rata-rata dari mereka lebih hafal dengan kode akunnya dari pada nama akunnya. Untuk mempermudah pencatatan, sebaiknya akun tersebut disusun sedemikian rupa dan diberi nomor/kode. Berdasarkan nomor tersebut bisa dikenali apakah suatu akun termasuk golongan aktiva, kewajiban, ekuitas, pendapatan, atau beban. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemberian nomor atau kode akun, yaitu kode akun dibuat secara sederhana dan mudah untuk diingat, kode akun harus digunakan secara konsisten, dan jika ada penambahan akun baru, usahakan jangan sampai mengubah kode yang sudah ada.
Comments
Post a Comment